Arti landscape photo: Panduan Lengkap Fotografi Lanskap untuk Pemula

Table of Contents

Cover Image


Estimasi waktu baca: 8 menit

Key Takeaways

  • Landscape photo adalah foto pemandangan luas yang menonjolkan ruang, cahaya, dan suasana alam.
  • Pilih orientasi (landscape vs portrait) sesuai tujuan: ruang dan skala untuk landscape; detail dan subjek tegak untuk portrait.
  • Terapkan komposisi (rule of thirds, leading lines), gunakan foreground kuat, dan manfaatkan golden/blue hour untuk hasil maksimal.

Pendahuluan: arti landscape photo dan peran fotografi lanskap

Fotografi penting untuk merekam momen dan pemandangan alam. Pada panduan ini kita membahas arti landscape photo dan kenapa foto lanskap jadi favorit banyak orang.

Singkatnya, arti landscape photo adalah foto yang menangkap pemandangan alam dengan sudut pandang luas. Genre ini menonjolkan gunung, laut, hutan, langit, dan suasana alam tanpa dominasi manusia.

Key insight:

Arti landscape photo bukan sekadar “foto pemandangan”. Ia menekankan ruang, suasana, dan hubungan antara cahaya dan bentuk di alam.

Sumber: Pelajari lebih lanjut tentang fotografi dan fungsinya

Sumber: Wikipedia: Fotografi lanskap

Definisi Foto Landscape: foto landscape adalah apa maksudnya

Foto landscape adalah jenis fotografi yang menangkap pemandangan alam secara luas. Biasanya menampilkan elemen seperti gunung, laut, hutan, padang, dan langit.

Tujuannya adalah merekam suasana alam—luas, warna, dan tekstur—tanpa menjadikan manusia sebagai fokus utama. Ini cara untuk menyampaikan perasaan tentang tempat: tenang, hangat, atau dramatis tergantung cahaya dan cuaca.

Landscape fotografi lebih tentang mood dan skala daripada sekadar dokumentasi—ia bercerita lewat ruang dan cahaya.

Sumber: Pelajari dasar-dasar fotografi lebih mendalam

Sumber: Wikipedia: Fotografi lanskap

Jenis dan Contoh Foto Landscape

Fotografi lanskap punya banyak jenis. Setiap jenis memberi cara berbeda untuk melihat alam. Berikut kategori umum beserta contoh sederhana.

  • Representasi: Menampilkan alam sebagaimana adanya — contoh: panorama pegunungan jernih.
  • Impresi: Menangkap mood lewat kabut atau warna — contoh: hutan berkabut dengan tone hangat.
  • Abstrak: Fokus pada bentuk dan tekstur — contoh: pola batu di tepi pantai.
  • Perdesaan: Sawah dan jalan setapak — contoh: ladang berundak di pagi hari.
  • Hamparan laut: Garis pantai dan laut luas — contoh: sunrise dengan ombak lembut.

Variasi populer: foreground kuat untuk kedalaman, lanskap minimalis untuk menonjolkan langit, atau eksposur panjang untuk efek halus pada ombak.

Pro tip:

Cari foreground yang kuat (batu, rumput, jalan setapak) untuk memberi kedalaman pada gambar landscape.

Sumber: Temukan berbagai jenis fotografi lengkap dengan contoh

Sumber: Kee Indonesia: Jenis Fotografi Landscape

Sumber: Belembeng: Lanscape Photography

Perbedaan antara Landscape dan Potrait

Perbedaan utama adalah orientasi, komposisi, dan subjek. Landscape secara umum horizontal dan fokus pada ruang; potrait vertikal dan fokus pada manusia atau objek tinggi.

Aspek Landscape Potrait
Orientasi Horizontal (melebar) Vertikal (memanjang)
Komposisi Fokus pada ruang/bentang alam Fokus pada wajah/tubuh manusia
Penggunaan Kalender, wallpaper, panorama Foto formal, profil, potret keluarga
Watch out:

Jangan memaksakan orientasi. Jika objek lebih tinggi daripada lebar, potrait seringkali lebih baik—dan sebaliknya.

Sumber: Liputan6: Landscape vs Portrait

Sumber: Denka Pratama: Perbedaan Landscape dan Portrait

Kapan Menggunakan Foto Landscape atau Potrait

Pilih orientasi berdasarkan tujuan visual dan karakter objek. Berikut panduan praktis.

Kapan gunakan foto landscape

  • Menangkap pemandangan alam terbuka atau panorama.
  • Sunrise/sunset di pantai atau gunung, serta cityscape melebar.
  • Komposisi membutuhkan ruang horizontal untuk horizon.

Kapan gunakan potrait

  • Subjek utama adalah manusia/hewan berdiri tegak.
  • Foto formal, passport, atau profil.
  • Menonjolkan detail wajah atau tubuh.

Checklist singkat: apakah objek lebih lebar atau lebih tinggi? Pilih sesuai tujuan dan platform output (cetak, sosial media, dsb.).

Sumber: Belembeng: Lanscape Photography

Teknik dalam Fotografi Lanskap

Untuk foto lanskap yang memikat, terapkan teknik dasar berikut. Ini checklist yang bisa langsung dicoba.

Komposisi

  • Rule of thirds: letakkan horizon atau titik fokus di garis sepertiga.
  • Leading lines: gunakan jalan, sungai, atau barisan pohon untuk menarik perhatian.
  • Frame alami: manfaatkan cabang atau celah batu sebagai bingkai.

Pencahayaan & waktu

  • Golden hour untuk warna hangat; blue hour untuk suasana dingin.
  • Hindari siang terik kecuali butuh kontras tinggi.

Setting dasar

  • Tripod untuk stabilitas, terutama saat exposure panjang.
  • ISO rendah (100–200) untuk mengurangi noise.
  • Aperture f/8–f/16 untuk ketajaman luas.
  • Gunakan remote shutter atau timer untuk menghindari goyangan.
Pro tip:

Gunakan filter ND untuk eksposur panjang di siang hari dan filter polarizer untuk memperkaya warna langit dan mengurangi pantulan air.

Sumber: Pelajari teknik fotografi yang lebih lanjut

Praktik dan Contoh Kasus Sederhana

Beberapa contoh praktis agar teori mudah dipraktekkan di lapangan.

Kasus 1: Danau tenang saat pagi

Tujuan: menangkap refleksi gunung di permukaan air. Setting: tripod, aperture f/11, ISO 100. Komposisi: horizon di sepertiga atas, batu sebagai foreground.

Kasus 2: Pantai saat sunset

Tujuan: garis ombak halus dan warna senja. Setting: tripod, ND filter bila perlu, exposure panjang 1–5 detik. Komposisi: batu besar sebagai anchor.

Kasus 3: Hutan berkabut

Tujuan: menonjolkan suasana misterius. Setting: aperture f/8–f/11, ISO 200. Komposisi: pohon sebagai leading lines.

Tips cepat: datang lebih awal, coba berbagai focal length, dan ambil file RAW untuk fleksibilitas editing.

Sumber: Belembeng: Lanscape Photography

Sumber: Kee Indonesia: Jenis Fotografi Landscape

Conclusion

Arti landscape photo adalah genre yang fokus pada pemandangan alam dan ruang visual luas. Ia menonjolkan elemen alam serta suasana yang tercipta dari cahaya dan cuaca.

Pembedanya dengan potrait: landscape menekankan ruang dan skala, sedangkan potrait menonjolkan ekspresi dan detail subjek. Memahami keduanya membantu memilih orientasi dan teknik yang tepat untuk hasil maksimal.

Mulailah bereksperimen: ambil foto landscape untuk suasana, lalu potrait untuk detail subjek, dan bandingkan hasilnya.

FAQ

Apa itu landscape photo?

Landscape photo adalah foto yang menangkap pemandangan alam luas—gunung, laut, hutan, atau langit—dengan fokus pada ruang, cahaya, dan suasana daripada manusia.

Kapan sebaiknya memilih orientasi portrait daripada landscape?

Pilih portrait saat subjek utama berdiri tegak atau ketika ingin menonjolkan detail wajah/tinggi objek. Pilih landscape untuk panorama dan menggambarkan skala luas.

Sumber & Referensi

  1. Wikipedia Bahasa Indonesia: Fotografi lanskap
  2. MarkDesign: Pengertian dari Fotografi Landscape
  3. Belembeng.com: Lanscape Photography—Mengabadikan Keindahan Alam
  4. Liputan6: Landscape adalah Posisi Foto dengan Orientasi Horizontal
  5. Kee Indonesia: Jenis Fotografi Landscape
  6. Denka Pratama: Penjelasan Perbedaan Landscape dan Portrait
  7. Adplay: Apa Itu Foto — Panduan Fotografi
  8. Adplay: Panduan Lengkap Basic Fotografi
  9. Adplay: 10 Jenis Fotografi — Panduan Lengkap
  10. Adplay: 20 Istilah Fotografi dan Artinya
  11. Netralnews: Mengenal Landscape Fotografi

Related Ideas

Don't forget to share this post!

0

Subtotal