Estimasi waktu baca: 6 menit
Key Takeaways
- Pilih foto 3×4 (2,79 x 3,81 cm) untuk kebanyakan lamaran di Indonesia—rapi, tajam, dan latar netral.
- Perhatikan pencahayaan, resolusi minimal 150 DPI, dan ekspresi profesional (senyum tipis, mata ke kamera).
- Hindari filter berlebihan, watermark, dan pose selfie; gunakan template atau studio bila perlu.
Pendahuluan: foto untuk melamar kerja dan kesan pertama
Foto lamaran kerja sering jadi detik penentu di awal proses seleksi. Bentuknya sederhana, tapi foto bisa memberi kesan pertama tentang profesionalisme, kerapihan, dan karakter pelamar.
Di Indonesia, foto 3×4 jadi standar paling sering diminta. Ukuran ini familiar dan mudah dipasang di CV atau surat lamaran.
Foto yang tepat menunjukkan kamu serius, teliti, dan paham etika profesional—hal yang sering dinilai HRD dalam hitungan detik.
Ketentuan Teknis: aturan wajib foto 3×4
Baca bagian ini pelan-pelan lalu ikuti checklistnya saat bikin foto. Fokus pada ukuran, resolusi, format, dan latar.
Pastikan foto mudah dipasang di CV cetak dan digital serta memenuhi permintaan perusahaan jika mereka menyebut ukuran lain.
Ukuran Foto: 3×4 vs 4×6
Standar 3×4 biasanya ditulis 2,79 x 3,81 cm. Foto 4×6 (4 x 6 cm) lebih besar dan sering dipakai untuk dokumen administrasi seperti SKCK.
| Jenis Foto | Ukuran (cm) | Kegunaan Utama |
|---|---|---|
| 3×4 | 2,79 x 3,81 | CV, surat lamaran |
| 4×6 | 4 x 6 | SKCK, administrasi formal |
| 2×3 | 2 x 3 | Ijazah, kartu identitas |
Kenapa pilih 3×4? Karena ringkas, mudah dipasang, dan aman untuk kebanyakan lowongan di Indonesia.
Format Foto: CV vs surat lamaran
Istilah berbeda kadang membingungkan, tetapi intinya sama: tampilkan wajah jelas dan kesan profesional.
Foto CV biasanya di pojok atas CV—boleh warna dan harus beresolusi tinggi. Foto terpisah untuk lampiran surat lamaran juga umum.
Simpan file dalam format JPEG atau PNG agar mudah diunggah ke sistem rekrutmen.
Kualitas Foto: ciri foto CV yang benar
Foto harus jelas, tajam, dan natural. Hindari filter berlebihan.
- Resolusi: minimal 150 DPI untuk digital.
- Fokus: wajah tajam tanpa blur.
- Pencahayaan: merata, tanpa bayangan gelap di wajah.
- Warna: natural; hindari edit yang mengubah warna kulit.
- Format file: JPEG atau PNG.
Jika kamera HP menghasilkan foto buram, minta foto ulang di studio yang punya pencahayaan dan latar netral.
Ambil foto di pagi atau sore hari saat cahaya lembut. Hindari cahaya matahari langsung yang membuat bayangan tajam di wajah.
Background & Pencahayaan
Pilih latar putih, abu-abu muda, atau biru muda sesuai permintaan. Latar berpola akan mengganggu fokus.
Pencahayaan harus merata. Hindari sumber cahaya kuat di belakang yang membuat wajah gelap.
Contoh setup sederhana:
- Jarak 1–1,5 meter dari latar.
- Gunakan lampu depan atau jendela alami.
- Hindari flash langsung yang menghasilkan kilau.
Pose dan Ekspresi
Pose harus natural dan formal—duduk tegak atau berdiri tegap memberi kesan percaya diri.
Ekspresi: senyum tipis, mata menatap kamera, tampak ramah tapi profesional.
- Kepala lurus atau sedikit menunduk.
- Bahu santai.
- Tangan tidak menutupi wajah.
- Hindari aksesoris berlebihan.
Sumber: KitaLulus
Contoh Foto CV yang Benar
Foto ideal menampilkan wajah jelas, latar netral, dan pencahayaan merata. Contoh nyata membantu HRD menilai cepat.
Kasus:
- Andi: memilih jas dan latar abu-abu muda; foto rapi, HRD memberi nilai positif.
- Sinta: blazer tanpa dasi untuk posisi kreatif—tetap profesional tapi sesuai bidangnya.
Foto yang benar membantu HRD cepat menilai profesionalisme dan memudahkan verifikasi administrasi.
Tips Memilih Foto CV yang Bagus
Untuk umum
- Cocokkan gaya dengan jenis pekerjaan: formal untuk kantor, rapi kasual untuk kreatif.
- Pakaian warna netral (putih, biru tua, abu-abu). Hindari corak ramai.
- Rambut rapi, makeup ringan jika perlu, aksesoris minimal.
Untuk wanita berjilbab
Pilih jilbab polos dan warna netral yang kontras lembut dengan background. Pastikan wajah terlihat jelas.
- Pilih warna hitam, putih, atau navy bila background putih.
- Hindari kain yang memantulkan cahaya berlebih.
Template Foto Lamaran Kerja & Cara Pakainya
Pakai template dari Canva atau Photoshop untuk menyesuaikan ukuran 3×4 dan latar seragam.
- Unggah foto asli dengan resolusi tinggi.
- Pilih ukuran 3×4 dan atur posisi wajah.
- Sesuaikan background (putih/abu/soft blue).
- Simpan sebagai JPEG/PNG kualitas tinggi.
Tools yang bisa dipakai: Canva, Photoshop, atau studio cetak foto untuk hasil cetak rapi.
Kesalahan Umum dan Cara Menghindarinya
Kesalahan yang sering terjadi:
- Pakaian non-formal (kaos, hoodie).
- Pose selfie atau miring berlebihan.
- Foto buram, gelap, atau pecah.
- Background ramai atau objek terlihat.
- Filter kuat atau watermark di foto.
Cara menghindari: pakai busana formal, foto di studio atau tripod, cek hasil di monitor, dan jangan edit berlebihan.
Filter dan editing berlebihan bisa membuat HRD meragukan keaslian foto. Gunakan retouch ringan saja jika perlu.
Checklist cepat agar foto CV tidak salah
- Ukuran 3×4 (2,79 x 3,81 cm) bila diminta.
- Resolusi tinggi (minimal 150 DPI).
- Latar netral, tanpa pola.
- Pakaian formal atau rapi sesuai bidang.
- Ekspresi ramah, mata ke kamera.
- Format JPEG/PNG tanpa watermark.
Kesimpulan
Foto 3×4 untuk melamar kerja bukan sekadar estetika—itu investasi visual untuk first impression. Ikuti aturan ukuran, kualitas, latar, pose, dan format.
Luangkan 10–15 menit untuk menyiapkan foto yang rapi; hasilnya sering menentukan peluang dipanggil wawancara.
FAQ
Berapa resolusi minimal untuk foto CV?
Resolusi minimal 150 DPI untuk digital. Untuk aman, gunakan foto beresolusi lebih tinggi agar tidak pecah saat dicetak.
Bolehkah memakai filter pada foto lamaran?
Hindari filter berlebihan. Retouch ringan boleh untuk memperbaiki cahaya atau warna, tapi jangan mengubah bentuk wajah secara signifikan.
