Panduan Komprehensif untuk Memulai Cara Iklan di YouTube

Table of Contents

Cover Image


Estimasi waktu baca: 7 menit

Key Takeaways

  • Mulai dari buat akun Google Ads dan hubungkan channel YouTube agar bisa pakai video sebagai iklan.
  • Pilih format iklan dan targeting yang sesuai tujuan: awareness, traffic, atau konversi.
  • Pantau metrik rutin, lakukan A/B testing, dan optimalkan budgeting untuk hasil maksimal.

Pendahuluan

Cara iklan di YouTube adalah salah satu cara tercepat untuk menjangkau banyak orang lewat video. Dengan lebih dari 2 miliar pengguna aktif setiap bulan, YouTube menawarkan peluang besar untuk menaikkan brand awareness, lead, dan penjualan.

Artikel ini memberikan panduan langkah demi langkah: dari membuat akun Google Ads, mengunggah video iklan, membuat kampanye, sampai optimasi dan analisis performa iklan.

Sumber: Qontak

Membuat Akun YouTube Ads

Untuk mulai beriklan di YouTube, kamu harus punya akun Google Ads. Platform ini mengatur semua kampanye, budget, dan targeting untuk YouTube Ads—tanpa akun Google Ads, kamu tidak bisa membuat campaign video atau memasang URL video sebagai iklan.

Langkah mendaftar akun Google Ads

  • Buka ads.google.com lalu login pakai email Google (pribadi atau bisnis).
  • Ikuti petunjuk pendaftaran sampai masuk ke tampilan awal.
  • Jika muncul opsi pembuatan kampanye otomatis, pilih “Siapkan tanpa membuat kampanye” atau opsi serupa supaya langsung ke dasbor.

Menghubungkan channel YouTube ke Google Ads

  • Di Google Ads, buka menu “Alat & Pengaturan” lalu pilih “Pengaturan” > “Akun yang Terhubung”.
  • Pilih “Tambahkan akun YouTube”, masukkan link channel yang ingin dihubungkan.
  • Konfirmasi di akun YouTube untuk menyetujui koneksi.
Pro tip:

Hubungkan Google Ads dan channel YouTube sejak awal supaya data penonton dan retargeting bisa langsung dipakai saat buat kampanye.

Sumber: Qontak

Sumber: Impacta

Cara Pasang Iklan di Channel YouTube

Setelah akun Google Ads dan channel terhubung, proses pemasangan iklan cukup sederhana bila mengikuti urutan yang benar.

Langkah-langkah pasang iklan

  1. Siapkan video iklan dan pastikan sudah diunggah ke channel YouTube milikmu. Gunakan judul dan deskripsi relevan.
  2. Di Google Ads, klik tombol “+ Kampanye Baru”.
  3. Pilih tujuan kampanye: brand awareness, traffic website, atau konversi.
  4. Pilih jenis kampanye “Video” dan sub-jenis yang sesuai (Video reach, Ad sequence, Outstream, dsb.).
  5. Masukkan URL video YouTube kamu sebagai materi iklan.
  6. Atur audiens, anggaran, bidding, dan jadwal tayang.

Memilih channel placement yang tepat

Gunakan fitur “Placement” untuk memilih channel atau video target jika ingin tampil di channel lain. Pilih channel relevan dengan topik atau demografi target dan periksa aktivitas serta engagement channel tersebut.

Sumber: YouTube

Sumber: Qontak

Sumber: Datamaya

Membuat Campaign Iklan

Campaign adalah inti beriklan di YouTube. Ini menentukan tujuan, budget, audiens, dan metrik yang akan dipantau.

Menentukan tujuan campaign

  • Awareness: fokus pada jangkauan dan impresi.
  • Traffic: mengarahkan penonton ke halaman produk atau landing page.
  • Konversi: mengukur tindakan seperti pembelian atau pendaftaran.

Strategi campaign yang efektif

  • Pilih format video sesuai tujuan.
  • Gunakan CTA singkat dan jelas.
  • Segmentasi audiens berdasarkan usia, lokasi, minat, dan perilaku.
  • Lakukan A/B testing pada 2–3 variasi kreatif.
  • Jadwalkan iklan saat audiens target paling aktif.

Sumber: Impacta

Sumber: Qontak

Memilih Format Iklan di YouTube

Pilih format yang cocok dengan tujuan dan durasi pesanmu. Berikut ringkasannya:

  • TrueView in-stream: bisa diskip setelah 5 detik; bayar jika tontonan >30 detik atau selesai.
  • Non-skippable in-stream: tidak bisa diskip; durasi 15–20 detik.
  • Bumper Ads: 6 detik, tidak bisa diskip; bagus untuk awareness.
  • Video Discovery: muncul di hasil pencarian atau sidebar; membutuhkan klik.
  • Outstream: tayang di luar YouTube (situs partner dan aplikasi).

Pemilihan format mempengaruhi biaya dan hasil. Pilih format sesuai tujuan: awareness pakai Bumper atau Non-skippable; konversi cocok pakai TrueView dengan CTA kuat.

Sumber: Qontak

Sumber: Impacta

Strategi Targeting Audiens

Targeting yang tepat membuat iklan lebih relevan dan hemat biaya. Google Ads menyediakan banyak opsi yang bisa dipakai bersamaan.

Menentukan target audiens

  • Demografi: usia, jenis kelamin, lokasi.
  • Minat: hobi, kategori konten, topik yang sering ditonton.
  • Perilaku: kebiasaan online atau pembelian terakhir.

Fitur targeting khusus

  • Custom Intent Audience: buat audiens dari keyword pencarian relevan.
  • Remarketing: target orang yang sudah menonton videomu atau mengunjungi website.
  • Placement: pilih video, channel, atau website spesifik.

Sumber: Qontak

Sumber: Impacta

Sumber: Datamaya

Mengelola Budgeting Iklan

Atur budget sesuai tujuan kampanye dan ukuran audiens. Manajemen anggaran yang baik mencegah pemborosan dan memaksimalkan hasil.

Menentukan anggaran dan bidding

  • Pilih anggaran harian atau total periode kampanye.
  • Pilih strategi bidding: CPV untuk video, CPM untuk awareness, CPA untuk konversi.
  • Mulai dengan anggaran kecil untuk percobaan, lalu skala jika performa baik.

Tips optimasi biaya

  • Pantau performa rutin dan hentikan placement yang buruk.
  • Gunakan A/B testing untuk kreatif dan targeting.
  • Atur jadwal tayang dan bid adjustment berdasarkan lokasi atau device.

Sumber: Qontak

Sumber: Datamaya

Monitoring dan Analisis Kinerja Iklan

Setelah iklan berjalan, analisis data adalah kunci untuk mengetahui apa yang bekerja dan apa yang harus diubah.

Alat analitik

  • Google Ads dashboard: impressions, views, CPV/CPM, CTR, konversi.
  • YouTube Analytics: watch time, retention, sumber traffic, demografi.

Menyesuaikan strategi berdasarkan data

  • Hentikan atau ubah iklan dengan CTR rendah atau CPV tinggi.
  • Tingkatkan anggaran pada kombinasi yang menunjukkan ROAS/CPA terbaik.
  • Set goal tracking (konversi) untuk melihat tindakan spesifik seperti pembelian.

Sumber: Impacta

Sumber: Qontak

Tips Sukses Iklan di YouTube

Ikuti best practice berikut untuk mempercepat performa iklan dan mengurangi kesalahan umum.

Best practices

  • Buat opening yang kuat dalam 5 detik pertama.
  • Sertakan CTA jelas di visual dan deskripsi.
  • Gunakan subtitle karena banyak orang menonton tanpa suara.
  • Lakukan split-testing pada kreatif, judul, dan target.
  • Gunakan retargeting untuk mendongkrak konversi dari penonton sebelumnya.

Kesalahan umum yang harus dihindari

  • Jangan target audiens terlalu luas tanpa segmentasi.
  • Hindari video terlalu panjang untuk tujuan awareness singkat.
  • Jangan lupakan monitoring rutin.
Watch out:

Jangan terlalu mengandalkan satu versi iklan. Iklan yang terasa bagus belum tentu performa terbaik secara data.

Sumber: Qontak

Sumber: Impacta

Sumber: Datamaya

Checklist praktis untuk pemula

  • Buatan akun Google Ads dan hubungkan channel YouTube.
  • Upload video iklan dengan thumbnail menarik.
  • Tentukan tujuan kampanye (awareness, traffic, konversi).
  • Pilih format iklan yang sesuai (TrueView, Bumper, Non-skippable, dsb.).
  • Atur targeting demografi, minat, dan placement.
  • Tetapkan anggaran dan strategi bidding (CPV/CPM/CPA).
  • Jalankan kampanye dan pantau metrik utama (views, CTR, watch time, konversi).
  • Lakukan A/B testing dan optimasi berkala berdasarkan data.

Kesimpulan

Cara iklan di YouTube mencakup beberapa tahap utama: setup akun Google Ads, hubungkan channel YouTube, buat dan pilih format iklan, tentukan targeting dan budget, lalu monitoring serta optimasi. Strategi yang terukur dan targeting yang tepat bisa menekan biaya dan meningkatkan hasil.

Mulailah dengan kampanye percobaan beranggaran kecil, pelajari data, perbaiki creative, lalu skalakan saat performa konsisten.

Sumber: Adplay

FAQ

Berapa anggaran minimal untuk mulai iklan di YouTube?

Tidak ada angka mutlak; mulai dengan anggaran kecil (misal setara beberapa puluh dolar per minggu) untuk menguji performa. Sesuaikan setelah melihat data CPV/CTR/konversi.

Apakah saya harus membuat video khusus untuk iklan?

Idealnya ya—video iklan dirancang khusus agar pesan singkat dan CTA jelas. Namun kamu juga bisa mempromosikan video dari channel selama sudah memenuhi tujuan kampanye.

Sumber & Referensi

  1. Qontak — Panduan YouTube Ads
  2. Impacta — Panduan Memulai YouTube Ads
  3. Datamaya — Cara Pasang YouTube Ads
  4. YouTube — Official Video Guide
  5. Adplay — Iklan Flip: Strategi Video 15 Detik
  6. Google Ads Help
  7. YouTube Help

Related Ideas

Don't forget to share this post!

0

Subtotal